INFO KEMITRAAN

Kantor Pusat :

* Jl. Pandu Raya 191 -Indraprasta II BOGOR

** No Telp/SMS untuk Order & Konfirmasi Pembayaran :0251 - 8910911

** No Telp untuk Info Mitra dan Pemasaran : 081218215755 , 081286835759 (Basri)

** E-mail : basriadhi01@gmail.com atau misterblek001@gmail.com

** TWITTER : @basri_adhi

* REKENING BANK :

*** BCA no 4780096662 a/n Ir Basri Adhi
*** BRI no 0801 01 0008 46507 a/n Ir Basri Adhi
*** MANDIRI no 133-00-1084284-7 a/n Ir Basri Adhi
*** Selain no rekening di atas, adalah bukan nomor rekening kami


05 March 2014

Purworejo mau nambah Outlet, kami ngurus Event di Sukabumi

Pendek saja.  Tadi kami berbicara panjang dengan pak Agus, pemilik outlet MISTERBLEK di SAC Purworejo.  Ternyata dalam enam bulan perjalanan bisnisnya, perkembangannya lancar dan berkembang. Saat berbicara tadi, beliau mengabarkan akan membuka outletnya yang kedua di kota Purworejo.  Outlet ini akan berlokasi di pusat kota Purworejo, tepatnya dekat alun-alun.  Nanti kami kabarkan perkembangan selanjutnya, kami lagi bersiap membantu pak Agus.

Lalu, tak berhenti sampai di situ.  Tim Event kami sedang mempersiapkan keikutsertaan di acara ALPHASEISMIC 2014 yang diselenngarakan SMA Boarding AL KAUTSAR di Sukabumi.  Acara ini akan berlangsung 3 hari mulai 27 - 29 Maret 2014.  Bakalan ramai, makanya persiapan kami harus prima.

Maju terus, jangan mundur lagi ...

24 February 2014

Superman Itu Tak Ada

Pertemuan jumat lalu jauh dari suasana bersahabat.  "Vonis" sudah dijatuhkan, bahwa dari kerjasama yang berjalan empat bulan, disimpulkan saya tak bisa memberikan hasil yang baik.  Semua hal -yang dianggap- kesalahan sudah dibongkar.

Karena vonis itu sudah jatuh, saya tak berniat berpanjang-panjang dengan argumentasi teknis dan operasional.  Karena vonis itu sudah jatuh, berargumentasi justru akan membuat konflik.  Saya mungkin salah, mereka mungkin benar : mungkin bisa sebaliknya.  Terima saja.

Begitulah fakta dalam hidup.  Tak semua kerjasama bisa bekerja dengan baik sesuai rencana.  Kita merasa, kita sudah melakukan banyak hal, tapi karena hasilnya tak sesuai harapan, tetap saja kita akan berada dalam posisi keliru.  

Begitulah fakta dalam usaha, selalu ada resiko.  Kita tak bisa menghindar dari resiko usaha, yang bisa kita lakukan adalah memperkecilnya.  Salah satu cara memperkecilnya adalah : melakukan riset sedetil mungkin. Riset soal siapa bakal mitra usaha kita, sampai dimana dia mengembangkan sayap kerjanya, apa saya yang dia kerjakan untuk mengembangkan usahanya.  Ketika kita memutuskan masuk ke sebuah bisnis, maka kita musti siap dengan segala resikonya.  Jangan dibalik prosesnya, memutuskan dulu baru melakukan riset.  Pasti, di akhir cerita akan muncul perdebatan dan konflik.

Saya sudah menerima "vonis" itu.  Bila benar saya tak profesional, maka baiklah itu buat saya.  Kabar baiknya, saya bisa belajar dari rekan bisnis saya ini soal profesionalisme. Dan saya akan belajar banyak hal dari "vonis-vonis" yang sudah dijatuhkan, mungkin itu akan membuat saya lebih pintar.

Karena saya bukanlah Superman,  Superman itu tak ada.

20 January 2014

Ini Saran Saya Bagi Pemula (semoga cocok ...)

Hujan belum juga reda, hari sudah Senin lagi.  Ketika pagi masih dingin menggigit, seorang teman lama tiba-tiba menelepon.

Dia baru saja terkena PHK dari tempat kerjanya.  Bisnis memang sudang sulit akhir-akhir ini, dan PHK adalah pilihan efisiensi yang paling baik, diantara banyak pilihan buruk perampingan usaha lain.  Siap tak siap, suka tak suka : dia harus menghadapinya.  Dengan pesangon yang didapatnya, dia ingin minta pendapat : sebaiknya usaha apa yang harus dia jalani selepas PHK, supaya tungku dapur tetap menyala.

Dia sudah mulai lirak sana-sini beberapa penawaran franchise dan business opportunity, karena dia sadar agak muskil orang tanpa pengalaman berbisnis seperti dia akan memulai bisnisnya dari nol.  Dia bertanya, apa kira-kira yang harus jadi kriterianya memilih sebuah bisnis opportunity.

salah satu outlet MISTERBLEK di Bogor
Maka ini saran saya, untuk teman saya yang pemula :

1. Hitung dulu uang pesangonnya.  Saran saya, jangan dihabiskan semua sebagai modal usaha.  Sisihkan maksimal 30 % untuk investasi; dari mulai beli paket usaha, sewa lokasi, cadangan operasional 3 bulan dan penyediaan perabot lain yang franchisor tak sediakan (misal : tambahan kursi).  Adalah "bertaruh besar" bila semua uang dicemplungkan dalam usaha yang belum ketahuan hasilnya.  Bukan masalah usahanya, tapi -kebanyakan- para pemula gagal karena TAK SIAP MENTAL. Alias belum tahan banting.

2. Hitung juga kapan bisnis ini akan balik modal, dengan melihat harga beli bahan baku dan harga jual ke konsumen.  Bila untuk usaha makanan atau minuman : bila sehari-hari dikelola karyawan, keuntungan bersih 25-30% adalah masuk akal.  Dibawah itu, kita akan ngos-ngosan mengembalikan modal; di atas itu kita musti waspada : bisa harga jualnya yang ketinggian atau harga bahan bakunya terlalu murah (patut curiga).

3. Pilih usaha yang "bukan musiman".  Bila usaha itu kuliner, pastikan usaha si Franchisor sudah bertahan minimal 3 tahun sebeelum kita memutuskan bergabung.  Tidak bijaksana memilih jenis usaha hanya karena ikut-ikutan.  Beberapa usaha kelihatannya "tampak wah" di luar, tapi dia hanya musiman.  Cara paling mudah melihat usaha itu musiman atau tidak, selain umur usaha, juga lihatlah dia meng-ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) produk apa.  Misalnya usaha burger, selama McD, burger king masih ada; seharusnya usaha jualan burger (tentu dengan serius) akan tetap ada.  Tinggal kita jeli melihat segmen market.

4. Pilih usaha dengan "manajemen pengelolaan" yang mudah.  Hindari usaha dengan manajemen pengelolaan bahan baku yang rumit, manajemen persiapan (meracik, masak dll) yang sulit.  Sebagai pemula, ada baiknya anda konsentrasi belajar di bidang Penjualan dan Pengelolaan uang (manajemen keuangan).  Di luar itu, biarlah sistem dari Franchisor yang bekerja.  Biarlah saya berikan sedikit illustrasi, bila anda ingin berbisnis makanan : pilih yang bahan bakunya sudah dalam satuan per porsi, frozen (artinya disiapkan/diracik) hanya saat dipesan tidak perlu harus bangun malam untuk masak, dan bahan bakunya kecil kemungkinan untuk rusak/retur dalam penyimpanan jangka panjang.  Makanya MISTERBLEK coffee didistribusikan ke mitra dalam bentuk sachet per cup.  Ini juga untuk menghindari karyawan curang.

5. Pilih usaha yang masuk ke segmen menengah bawah.  Mengapa ? karena konsumen menengah atas lebih kritis alias "cerewet" terutama soal penampilan dan pelayanan.  Dua hal yang para pemula biasanya belum "aware".  Saran saya, lebih baik membuat 10 "rombong kecil" daripada 1 "outlet besar".  Dan juga menurut data demografi, kelas menengah bawah jumlah jauh lebih besar, artinya potensi pasarnya lebih besar.

6. Ini yang agak sulit : ikuti kata hati.  Semua usaha yang sukses biasanya dimulai dari "rasa senang" ketika menjalankannya.  Jangan karena ikut-ikutan, terlebih lagi karena gengsi.  Karena modal anda pertaruhannya.  Dengan rasa senang, anda akan bangga mengerjakannya, tak gengsi atau malu.

Saya tak tahu teman saya cukup paham atau tidak. Tapi dari nada suaranya, kelihatannya dia makin bersemangat.  Semoga berhasil kawan ...
   

02 January 2014

Kenaikan Harga Kopi MISTERBLEK

Salam.  Barangkali ini buka kabar baik di Tahun baru ini, tapi apa boleh buat.

Dikarenakan kenaikan harga elpiji yang tembus 65%, dimana gas elpiji ini adalah salah satu komponen utama dalam proses produksi kopi MISTERBLEK, maka kami sampaikan :

Per 15 Januari 2014, harga Kopi Racik Misterblek akan mengalami kenaikan kembali menjadi :

Sachet Besar (40g)
Harga distributor Rp 3.100/sachet (min 500 sachet/order).
Harga mitra Rp 3.500,-per sachet tanpa ada batasan pengambilan minimum. Harga di luar biaya pengiriman.

Sachet Kecil (25 g)
Harga distributor Rp 2.000/sachet (min 500 sachet/order)
Harga mitra Rp 2.100,- per sachet, tanpa batasan minimum. Harga di luar biaya kirim.

Semoga kenaikan harga ini tetap membuat kita optimis untuk melakukan yang terbaik untuk kemajuan usaha kita.


18 December 2013

Cara Promosi baru MISTERBLEK, pakai Video Message ...

Tahun 2013 sudah akan habis dalam waktu dekat ini, tentu tak sedap kalau di penghujung tahun ini kita justru sibuk memikirkan banyak kekalahan kita di masa lalu, atau meratapinya.

Ini bukan gambar sebenarnya, Video Message MISTERBLEK
lebih bagus dari illustrasi ini
Begitu juga kami.  Tak ada kesempatan yang tak kami pakai untuk terus berbenah diri, terus memperbaiki diri dan terus mencari hal-hal baru yang bisa menjadi inspirasi.
Salah satu yang kami lakukan adalah melakukan beberapa perbaikan pada cara kami mengadakan promosi.  ya, karena hanya dengan terus berpromosilah kita akan terus bertahan.

Apalagi teknologi sudah sangat berkembang pesat, kredo "Alon-alon waton kelakon" sudah basi ditelah kemajuan jaman.

Mulai 2014, kami akan konsisten berpromosi dengan Video Message dan Video Newsletter.  Kelebihan dua teknologi ini adalah kemampuannya menyampaikan pesan dengan video, tanpa harus membebeni ongkos internet anda, lebih interaktid dan tentu komunikatif.

Video Message ini juga memungkinkan pesan disampaikan secara personal, one on one...via email.

Kami telah meluncurkan versi "dummy" nya, dan bisa di klik di sini (Video Message) dan di sini (Video Newsletter)...

Silakan menyeruput hidangan terbaru kami.....

12 December 2013

Bekerja dengan Tersenyum (Outlet Baru Kampus IPB Darmaga)

Senin kemarin, tepatnya tanggal 9 Desember 2013, outlet baru kami di Jl raya Darmaga, Kampus IPB darmaga sudah resmi beroperasi dengan penuh.

 Alhamdulillah, setelah melalui masa training, crew Outlet yang dikomandoi oleh Fauzi serta dibantu oleh Sri dan Ira sudah siap melayani anda semua-para pelanggan kami.

Tentu beberapa inovasi sudah kami lakukan, seperti inovasi menu dan pola layanan.  Kami menyediakan layanan antar untuk anda yang ingin menikmati menu kami di rumah atau tempat kost.
Kami juga akan menggelar beberapa cara untuk meramaikan "kedai" kami ini, seperti Forum Diskusi Bisnis Senin Kamis dan beberapa acara lainnya.

Pokoknya, Nggak Ngopi, Nggak Trendy

02 December 2013

Tahun Depan Kita Mau "Kemana" ?

" Our business in life is not to get ahead of others but to get ahead of ourselves - to break our own records, to outstrip our yesterdays by our today; to do the little parts of our work with more force than ever before." Stewart Johnson Kutipan bagus di atas cukuplah menjadi pengantar tulisan ini.  Benar, tahun 2013 sebentar lagi usai dan tahun 2014 harus lebih baik dari tahun 2013.  Tapi, bagaimana tolok ukur lebih baik itu ?

Numero Uno !
Stewart Johnson bilang, urusan hidup kita ini bukanlah untuk "mengalahkan" orang lain, namun untuk "mengalahkan" diri sendiri.  Untuk memecahkan rekor yang sudah pernah kita capai sendiri, untuk menaklukan kemarin dengan hari ini. serta melakukan hal-hal kecil dalam pekerjaan kita dengan kekuatan lebih.

Kutipan ini cocok, untuk menjawab pertanyaan "Tahun depan kita mau kemana?" Apa yang sudah kita capai sepanjang 2013, baik itu pencapaian omzet, penambahan jumlah outlet (dan tentu penambahan jumlah karyawan, seharusnya) tentu harus dimaksudkan untuk menjadikan diri kita jauh lebih baik dari kemarin.

Tak cuma materiil, namun juga spirital. Kita harus ingat, bahwa kita dituntut memberikan kontribusi yang sangat besar untuk lingkungan kita.  Terus dan terus. Supaya kita terus merasa bersyukur, maka teruslah produktif, ciptakan pencapaian-pencapaian baru, rekor-rekor baru, yang membuat kita menjadi pribadi yang baik dan terus makin baik.

20 November 2013

Senin Kamis Ngomongin Bisnis

Buat beberapa dari kita. menjadi pemilik usaha selepas lulus kuliah serasa mimpi buruk.  Apa akibatnya hidup tanpa gaji tetap?

Tapi, buat sebagia orang, tantangan ini menjadi menarik.  menjadi entrepreneur adalah pilihan yang baik ketimbang ikut berduyun-duyun menulis surat lamaran dan tak ada kepastian kapan akan diterima kerja.  lalu, menjadi entrepreneur itu susah?  harus merintis dulu?  Lho, bukannya bekerja di kantor juga begitu?  harus merintis dari staf biasa bergaji pas-pasan, sampai pada posisi yang bagus (yang gajinya tak jarang pas-pasan juga).
SENIN KAMIS NGOMONGIN BISNIS bersama MISTERBLEK Coffee&Meal

Maka, pemilik MISTERBLEK Coffee&Meal mau blak-blakan soal memulai sebuah usaha, dan agar usaha tersebut lekas berkembang.  Acara ini diberi tajuk "Senin Kamis Ngomongin Bisnis".  isinya bukan seminar, tapi arena sharing, diskusi dan curhat.  Supaya fokus, peserta dibuat dalam sistem Batch, dan setiap batch hanya terbatas 10 orang.  Nanti selain Basri Adhi, akan ada entrepreneur sukses lain yang bicara.  Malahan, buat yang sudah punya bisnisnya, terbuka kemungkinan dapat mentoring dari mereka.

Pertemuan hanya digelar Senin dan Kamis (pkl 18.00-21.00), dan biaya per batch hanya Rp 100.000,- untuk 2 kali pertemuan Senin dan 2 kali Kamis.  Biaya tersebut akan dikembalikan dalam bentuk ilmu, dan tentu MISTERBLEK yang slurrpppp....

Peminat harus daftar dulu (karena tempat terbatas).  Silakan e-mail untuk tanya-tanya atau daftar ke : basriadhi01@gmail.com

Tentu Asyik.....

Maka pengantar acara ini adalah :  " Bila dua orang, yang masing-masing memiliki satu buah apel bertemu dan saling bertukar apel, maka akhir dari pertukaran itu adalah masing-masing hanya akan tetap memiliki satu apel. Tapi bila dua orang, yang masing-masing memiliki satu ilmu/pengalaman bertemu dan saling bertukar ilmu/pengalaman itu, maka di akhir pertukaran itu, masing-masing akan memiliki dua ilmu/pengalaman". 

10 November 2013

Menjangkau Pasar yang Berbeda

Bulan November, adalah bulan penentuan.  Ya, karena tak lama lagi tahun akan segera berganti.  Target-target yang sudah kita canangkan di awal tahun harus mulai dihitung kembali, apakah tercapai, kurang sedikit atau masih banyak yang harus dikejar.

Kami percaya apa yang dibilang "Manufacturing Hope", dimana kita bisa mengelola harapan-harapan kita, sehingga tahun depan kita bisa kita mulai dengan cemerlang.
Peluang Usaha Paling Trendy Saat Ini

Salah satu upaya untuk me-manufacturing hope ini, MISTERBLEK bekerjasama dengan sebuah majalah yang menjangkau komunitas Tionghoa, untuk menjangkau pasar ini dengan menampilkan peluang usaha paling trendy saat ini.

Ya, boleh dibilang ini adalah peluang usaha paling trendy saat ini.  Boleh dibilang semacam terobosan di Indonesia. Tapi, disini kami tak mau berpanjang kata, lihat saja iklannya.

16 October 2013

Ini Layaknya Naik Sepeda ...

Ya, buat kami ini layaknya naik sepeda.  Ketika jalan mendatar atau sedikit menanjak, tapi kita diam saja tak mengayuh pedah, maka sepeda akan berhenti dan kita akan jatuh.  Begitu juga bila memiliki usaha.

Sabtu dan Minggu lalu (12-13 Oktober 2013),  MISTERBLEK ikut berpartisipasi dalam acara FOODIVAL EXPO 2013 di Kampus IPB Baranangsiang.  Partisipasi aktif ini sesuai dengan strategi kami membangun awareness.

Materi Iklan Terbaru : MISTERBLEK Mobile
Tak berhenti sampai di sana.  untuk membangun awareness dan juga tetap memperluas jaringan, kami memasang iklan di sebuah majalah bulanan komunitas yang terbit di daerah Kelapa Gading.  Iklan yang kami tampilkan mengangkat thema soal "MISTERBLEK Mobile" sebuah konsep outlet berjalan yang saat ini sedang trendy.  Ini adalah salah satu solusi mengatasi sulitnya mencari tempat yang "bagus" dengan sewa yang "murah".

Itulah, kami mengibaratkan ini seperti naik sepeda.  Setiap hari kami berfikir, setiap hari kami mengayuh.  Mencoba, mencoba dan mencoba,,, sehingga tak ada waktu untuk mengeluh dan menyalahkan.  Kami mengayuh pedalnya terus, terus dan terus.

30 September 2013

Bisnis itu Memberi Nilai Tambah

Ini dari event Foodival 2013, IPB. Walau hari minggu, tapi kami tak harus libur.  Minggu juga saat yang tepat untuk berpromosi, mendulang omzet dan berbagi ilmu.

Poster Acara Foodival
Basri Adhi, pendiri dan pemilik jaringan waralaba MISTERBLEK coffee and meal berbagi dalam Forum seminar Foodival 2013, yang bertempat di Kampus IPB Darmaga, Bogor.  Dalam forum itu, Basri, begitu dia biasa disapa berbagi soal memberi nilai tambah, sebagai modal mendirikan usaha.  Indonesia adalah salah satu penghasil kopi terbesar di dunia, tapi petani kopi tak sejahtera, karena sebagian besar yang berjaya adalah kedai kopi manca negara.  Artinya, siapa yang memberi nilai tambah maka dialah yang akan menikmati porsi terbesar keuntungan. 

Diserbu Peserta Seminar
Di event ini, MISTERBLEK juga menjadi sponsor, dengan melakukan penjualan harga khusus bagi peminat MISTERBLEK coffee.  Maka, tak pelak, berduyun-duyunlah para peserta seminar menyerbu booth MISTERBLEK.

Itulah daya upaya kami.  Semangat kami tetap membara mengembangkan, mempromosikan MISTERBLEK.  kami tak cepat puas dengan hasil yang telah kami capai, karena seharusnya, bisnis ini selain memberi nilai tambah ekonomi, juga nilai tambah sosial : membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya.

Kalau kami saja se-semangat ini, bagaimana anda?


01 September 2013

Tak Bersuara, Belum Tentu Diam

Maka, judul itu buat sebagian orang agak membingungkan.  Tak Bersuara, tak berarti diam, itu ada benarnya.  Selama sebulan ini kami memang "diam" tak sepatah kabarpun kami muat di website ini, tapi sebenarnya banyak sedang kami lakukan.

Akhir agustus lalu, kami tampil di Halal Bihalal angkatan 26 IPB.  Keikutsertaan ini adalah bentuk partisipasi dan promosi MISTERBLEK untuk memperkenalkan brand nya.  kami terus berusaha membentuk image positif, dimana ini adalah produk asli Indonesia, dari usaha kecil dengan cita-cita yang besar.

Setelah itu, kami juga membuka outlet baru milik ibu Anni di Cibubur Country, tepatnya kawasan ruko (TK Dreamy Kids).  Bu Anni dan suami cukup antusias mengikuti pelatihan yang kami berikan, karena dalam profesinya sebagai pengajar, beliau juga ingin memberikan contoh bagi anak didiknya, memberi contoh bahwa menjadi entrepreneur tak harus "melibatkan" uang besar.  Cukup kemauan keras, dan sedikit uang.

Kemudian, Basri Adhi sebagai pemilik MISTERBLEK Coffee juga berkesempatan membagi ilmunya pada audiences yang berkumpul dalam acara "Career day" PT AJ Manulife Indonesia, cabang Bogor.  Basri, memaparkan sharingnya soal berbisnis dengan modal syukur.  Ya, karena sebenarnya Tuhan sudah memberikan "modal" pada kita lebih dari cukup.  Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya.

Puncak kegembiraan kami minggu ini adalah, 1 September 2013, outlet MISTERBLEK Coffee&Meal di Sumber Adventure Centre (SAC), milik PO Sumber Alam di Purworejo resmi beroperasi.  Outlet ini cukup istimewa, karena berada di sebuah Lokasi Adventure &water Park terpadu terbesar di Jalur Serlatan Jawa. 

Kami, tak akan puas sampai di sini.  Karena, kami berusaha terus menjadi semakin besar, bukan semata untuk urusan materi, namun kami ingin usaha ini memberi manfaat yang makin besar pada orang-orang di sekliling kita : terutama yang membutuhkan.  Kami ingin memberikan inspirasi, bahwa memliki usaha, bukan soal memenuhi pundi-pundi harta semata, tapi memberikan kontribusi pada ummat.

Bismillah.